Nasi Peda Dapur Lady yang Menggugah Selera

Alhamdulillah, hari ini kita semua umat Muslim sedang merayakan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Untuk Anda yang mungkin sudah bosan makan dengan lauk daging kambing atau daging sapi karena banyaknya kiriman, nah, menu yang satu ini bisa jadi pilihan Anda, namanya Nasi Peda Dapur Lady. Hah, nasi peda? Itu kan makanan kampung, tidak berkelas ! Eit jangan salah, di tangan Lady Haque, ikan peda diolah dengan konsep nasi rames yang enak dan elegan. Kelezatannya pun disukai kalangan pejabat, lho!

nasi 2 300x228 Nasi Peda Dapur Lady yang Menggugah SeleraNasi peda yang ditawarkan Lady berkonsep nasi rames. Meski terdengar sederhana, namun sentuhan kreativitaslah yang membuat nasi pedanya meroket. Untuk mengolah nasinya saja, Lady punya cara istimewa. Caranya, beras diaron menggunakan kaldu peda. Hasilnya, nasi berubah warna menjadi kecoklatan dengan aroma peda yang sangat menggiurkan.

Sebagai tambahannya, Lady juga menciptakan sambal istimewa yaitu sambal ijo rawit. Sambal ini menggunakan cabai rawit hijau yang dicincang kasar, lalu diolah dengan irisan bawang daun, tomat hijau dan bumbu lainnya, kemudian dimasak hingga mengeluarkan minyak. Paduan dari cabai rawit dan bawang ini menghasilkan sambal matang yang sangat pedas dan lezat. Konon, sambal inilah yang membuat setiap penikmatnya ketagihan.

Untuk sayurnya, Lady menambahkan tumisan daun singkong beraroma bawang putih goreng, plus lauk tambahan berupa ayam bakar. Lady mengolah ayam bakarnya ke dalam 4 tahap, mengungkep, membakar, menyuwir, lalu baru dibumbui kembali hingga setengah kering.

Nasi berkaldu peda, ayam bakar suwir, ikan peda, sambal dan daun singkong dikemas dalam bungkusan daun pisang seberat 400gr dengan harga 20 ribu.

Lady terinspirasi berjualan nasi peda ketika menerima kiriman nasi yang dibungkus daun pisang dari salah seorang temannya. Saat mencicipi nasi yang dilengkapi lauk pauk tersebut, ide pun muncul dalam benaknya. “Kenapa tidak mencoba usaha makanan berbasis nasi yang lengkap dengan lauk pauknya,” pikirnya.

nasi 3 300x190 Nasi Peda Dapur Lady yang Menggugah SeleraLady mulai melakukan riset sederhana selama kurang lebih 2 bulan. Misalnya untuk menentukan takaran nasi yang tepat agar siapa saja yang
menyantapnya cukup kenyang.

Ia pun mengevaluasi nasi sejenis yang lebih dulu ada di pasaran, dan mencermati kekurangan serta kelebihannya. Salah satunya menakar sebungkus nasi beserta lauk pauknya agar cukup mengenyangkan untuk porsi dewasa.

Lady memilih nasi dengan ikan peda plus lauk pauk rumahan yang kerap ia sajikan di rumahnya. “Selain belum banyak pesaingnya, ikan peda banyak yang suka,” demikian alasannya.

Nasi peda yang muncul pertama kali tahun 1997 ini sekarang memiliki 5 ragam pilihan jenis nasi selain nasi peda, yaitu : Nasi Madura, Nasi Bali, Nasi Teri, dan Nasi Kampung. Setiap nasi memiliki keistimewaan masing-masing, plus lauk pauknya. “Lauk harus dibuat beragam, namun dengan kombinasi rasa yang tak monoton. Misalnya berani mengkombinasikan asin dengan gurih atau manis yang justru bisa menambah kenikmatan sajian apalagi jika cara menyantapnya diaduk dengan nasi sekaligus,” imbuh Lady.

Kelezatannya membuat nasi peda ini berkembang semakin pesat meskipun hanya tersebar dari mulut ke mulut. Meski dijual tanpa merek, namun nasi rames ini juga disukai pejabat sekelas menteri hingga artis ibukota.

Dalam sehari, sedikitnya Lady bisa memproduksi 400 porsi dan mengolah 12kg ikan peda. Lady juga kerap menerapkan sistem “waiting list” untuk hari berikutnya pada para pelanggan setianya jika pesanan membludak. Harga aneka jenis nasi ini dipatok antara 20 ribu – 24 ribu per porsi. Untuk melayani para pelanggan setianya, Lady kini dibantu 4 karyawan dan 3 orang kurir yang siap melayani pesan antar di seantero Jakarta.

Pelayanan tepat waktu menjadi jaminannya. Meski usaha rumahan, profesionalitas dijunjungnya dengan sebaik mungkin. “Setidaknya 30 menit sebelum waktu yang dijanjikan, nasi kami pasti sudah hadir di hadapan pelanggan.” Jaminnya mantap.

Untuk Anda yang penasaran dengan menu Nasi Peda Dapur Lady yang menggugah selera ini, bisa langsung mengunjungi Perum Permata Timur M-1 Curug, Kalimalang, Jakarta Timur. Hp : 08161157931

Sumber : Saji Edisi 277

Your Turn To Talk

Leave a Reply

%d bloggers like this: