Larangan Memfoto copy e-KTP

e ktp1 300x216 Larangan Memfoto copy e KTP

Larangan memfoto copy e-KTP

INIYANGBARU.com – Larangan Memfoto copy e-KTP - Menurut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 471.13/1826/SJ, Gamawan Fauzi (Mendagri) menyatakan larangan memfoto copy e-KTP. Jika dilakukan foto copy berulang-ulang chip penyimpan data di e-KTP akan rusak, sehingga tidak bisa dibaca komputer. Karena sinar mesin foto copy dapat merusak Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Mendagri menerangkan bahwa di dalam e-KTP tersebut dilengkapi dengan chip yang memuat biodata, pas photo, tanda tangan dan sidik jari penduduk, sehingga e-KTP tidak dimungkinkan dapat dipalsukan/digandakan.

Chip yang tersimpan didalam e-KTP hanya bisa dibaca dengan card reader (alat pembaca chip). Sehingga diharapkan untuk semua unit kerja/badan usaha atau instansi pemerintah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, sudah memiliki card reader paling lambat akhir tahun 2013, karena KTP non elektronik terhitung sejak 1 Januari 2014 tidak berlaku lagi.

Dalam Surat Edaran Mendagri juga disebutkan bahwa e-KTP tidak diperkenankan di foto copy, distapler dan perlakuan lainnya yang dapat merusak fisik e-KTP. Jika ada keperluan lain pada saat mengurus berbagai syarat yang dibutuhkan, cukup dengan dicatat NIK dan nama lengkap saja, tidak perlu difoto copy.

Jika masih ada pihak yang melanggar akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku karena sangat merugikan masyarakat, khususnya pemilik e-KTP.

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada semua Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Kepala Lembaga lainnya, Kepala Kepolisian RI, Gubernur Bank Indonesia/Para Pimpinan Bank, Para Gubernur, dan Para Bupati/Walikota.

Sumber: www.republika.co.id

Owner Geraiemasku.com

Your Turn To Talk

Leave a Reply

%d bloggers like this: